Posts Tagged ‘Telekomunikasi Indonesia’

Ada Apa Di Balik Penghentian SMS Gratis?

Friday, February 12th, 2010

Jakarta – Penawaran SMS gratis lintas operator (off-net) akhirnya dihentikan setelah disepakati seluruh operator yang tergabung dalam Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI). Semua sepakat, SMS gratis ini bisa mengganggu jaringan dan kenyamanan pelanggan telekomunikasi.

Menurut Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Iwan Krisnandi, layanan ini dilarang karena sistem penagihan SMS bukan berbasis interkoneksi dan masih menggunakan skema sender keep all (SKA).

Ia menjelaskan, sistem SKA membuat hanya operator pengirim yang mendapatkan rupiah dari SMS, sedangkan operator penerima harus merelakan jaringannya terokupansi. Sementara berbasis interkoneksi, operator pengirim dan penerima berbagi keuntungan dari setiap SMS yang terkirim.

“Kalau masih berbasis SKA tentu ada jaringan yang dibebani saat dikirimi SMS tanpa mendapatkan apa-apa selain beban jaringan yang meningkat. Ujung-ujungnya kualitas layanan ke pelanggan menurun,” kata Iwan usai pertemuan dengan ATSI di Gedung Sapta Pesona Ditjen Postel, Jakarta, Jumat (12/2/2010).

Selanjutnya Iwan mengungkapkan, kesepakatan lain dari pertemuan dengan pelaku usaha adalah penagihan SMS tetap menggunakan pola SKA. (more…)

Tanggapan Telkomsel Soal Sunat Kuota Flash

Friday, October 9th, 2009

Jakarta – Telkomsel coba menjelaskan alasan penyunatan kuota bandwidth layanan internet Telkomsel Flash. Simak petikan wawancara bersama Yoseph Garo (YG), Vice President Interconnect & Regulatory Telkomsel, saat ditemui di gedung Depkominfo, Jakarta, Kamis (1/10/2009)

Bagaimana tanggapan bapak soal kebijakan penurunan kuota bandwidth yang dikeluhkan pelanggan Flash?

YG:  Kebijakan itu belum diberlakukan. Belum ada eksekusi. Kalau sudah dilakukan, kami pasti memberikan informasi kepada pelanggan lewat iklan di media massa. (more…)

Lebaran, Bakal Beredar 1,5 Miliar SMS per Menit

Sunday, September 13th, 2009

Jakarta – Pemerintah memperkirakan traffic lebaran yang akan dicapai operator telekomunikasi pada puncak Idul Fitri. Angkanya akan tembus 1,5 miliar SMS per menit.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo, Gatot S. Dewa Broto, mengungkapkan hal itu di sela-sela pengumuman antisipasi lonjakan traffic lebaran 2009, Minggu (13/9/2009).

Menurut perkiraan Depkominfo, Telkomsel pada puncak lebaran tahun ini akan mencapai 600 – 750 juta SMS per menit, Indosat 383 juta SMS per menit dan Excelcomindo (XL) 150 juta SMS per menit dan

Total jenderal, dari tiga operator besar itu saja, angkanya sudah melampaui 1,3 miliar SMS per menit. Apalagi jika ditambahkan operator lainnya.

Sedangkan untuk panggilan suara, angka totalnya diperkirakan bisa melampaui 3 miliar panggilan per menit. Perkiraan ini dibuat berdasarkan data Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dan Ditjen Pos dan Telekomunikasi untuk lonjakan tahun 2007 dan 2008.

Pada 2008, puncak traffic SMS tiga besar operator mencapai 977 juta SMS per menit. Sedangkan di 2007 angkanya mencapai 714 juta SMS per menit.

Untuk panggilan suara, pada 2008, ketiganya mencapai 2,279 miliar panggilan per menit. Pada 2007, angka yang tercapai adalah 1,144 miliar panggilan per menit.

Berikut perkiraan puncak traffic lebaran tiga besar operator telekomunikasi di Indonesia untuk 2009:

  • Telkomsel: 1,3 – 1,5 miliar panggilan suara per menit, 600 – 750 juta SMS per menit.
  • Excelcomindo: 1,1 miliar panggilan suara per menit, 150 juta SMS per menit
  • Indosat: 300 juta panggilan suara per menit, 383 juta SMS per menit.